PPCBlogger

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Qonaah


Mungkin sebagian pembaca masih banyak yang bingung tentang perilaku dan sifat qanaah. Terutama dalam kehidupan sehari-hari. Terkadang memang ada perilaku-perilaku yang sangat tipis batasannya antara perbuatan baik dengan perbuatan yang tidak baik. Nah, berikut ini akan dikupas sedikit tentang sifat dan perilaku qonaah.

Menurut bahasa qonaah artinya merasa cukup. Menurut Istilah qonaah berarti merasa cukup atas apa yang telah dikaruniakan Alloh Swt kepada kita sehingga mampu menjauhkan diri dari sifat tamak, sifat tersebut berdasarkan pemahaman bahwa rezeki yang kita dapatkan sudah menjadi ketentuan Alloh Swt.

Apapun yang kita terima dari Alloh SWT merupakan karunia yang tiada terhingga. Oleh karena itu, sebagai umat Islam kita wajib bersyukur kepada-Nya.

Contoh prilaku qonaah dalam kehidupan sehari hari

Banyak sekali perilaku dalam kehidupan yang mencerminkan qonaah, dan perilaku-perilaku
itu harus kita kembangkan dalam kehidupan sehari-hari, diantara contoh perilaku yang mencerminkan qanaah adalah :
1.       Giat bekerja dan berusaha untuk mencapai hasil terbaik
2.       Jika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan, tidak mudah kecewa dan berputus asa
3.       Selalu bersyukur atas apa yang menjadi hasil usahanya, dan tidak pernah merasa iri atas keberhasilan yang diperoleh orang lain
4.       Hidupnya sederhana dan menyesuaikan diri dengan keadaan, tidak rakus dan tidak tamak
5.       Selalu yakin bahwa apa yang didapatnya dan yang ada pada dirinya merupakan anugerah dari Alloh swt.

Demikian tadi sedikit penjelasan mengenai sifat dan contoh perilaku qonaah dalam kehidupan sehari-hari. Dari penjelasan dan contoh di atas semoga kita bisa menjadi pemahaman bagi kita sehingga kita akan lebih baik dan lebih berhati-hati dalam berbuat. Semoga bermanfaat.

Wallahu a'lam bishawab

Merubah Takdir


Suatu hari, Nabi Ibrahim sedang berbincang dengan salah satu muridnya. Keduanya terlihat tampak begitu bahagia dari wajah-wajah mereka. Selepas keduanya berpisah, malaikat maut mendatangi nabi Ibrahim A.S, lalu bertanya :

“Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim ?”
“Itu tadi sahabatku, sekaligus muridku”, jawab Nabi Ibrahim.

“Ada apa dia datang menemuimu?” Tanya malaikat maut kembali.

“Dia menyampaikan bahwa dia akan menikah besok pagi” ungkap Nabi Ibrahim.

“Wahai ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi” Malaikat Maut menyampaikan tentang kematian pemuda itu.
Habis berkata seperti itu, malaikat maut pun pergi meninggalkan nabi Ibrahim.

Hampir saja nabi Ibrahim A.S tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, guna menyegerakan pernikahannya malam itu juga, dan memberitahu tentang kematiannya. Tetapi langkahnya terhenti.  Nabi Ibrahim A.S memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.

Esok paginya, nabi Ibrahim A.S ternyata melihat dan menyaksikan anak muda tersebut melangsungkan pernikahannya.

Haripun berganti, minggu berganti, bulan berganti, dan tahun pun berganti tahun. Nabi Ibrahim A.S malah melihat anak muda ini panjang umurnya sehingga usianya 70 tahun.

Nabi Ibrahim A.S pun bertanya kepada malaikat maut, “Kenapa malaikat berbohong tempoh hari, Menyampaikan jika anak muda itu akan mati besok pagi, Ternyata tidak mati, bahkan umurnya panjang”.

Malaikat maut menjawab, “Dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, karana Allah menahannya. Dan kenapa Allah SWT menahan tanganku untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu (dahulu)?”

“Ketahuilah wahai Ibrahim,  Bahwa di malam menjelang pernikahannya, Anak muda itu menyedekahkan separuh dari kekayaannya.” Dan inilah yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, Hingga engkau masih melihatnya hidup”.

Kematian memang di tangan Allah SWT, Justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasulnya, Muhammad SAW bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur.

Saudaraku, marilah kita perbanyak bersedekah, meskipun dengan hal-hal yang sederhana. Dengan sesuatu hal yang kecil.

Semoga kita termasuk orang-orang yang dimudahkan dalam menyedekahkan harta kita.  Aamiin.

Wallahu A'lam Bishawab

Pesan Indah Dari Ust. Arifin Ilham




Broadcast massege ini mungkin telah lama menyebar kepada beribu-ribu penguna media sosial. Namun tidak ada salahnya jika pesan yang sangat indah ini kembali saya bagikan kepada pembaca sekalian. Semata-mata mengharap keberkahan dan keridhaan dari Allah SWT., Yang Maha menguasai alam semesta.

Berikut adalah Pesan Indah dari Ust. Arifin Ilham.

Assalamu'alaikum Wr. Wb. Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yang mampu mengolah hidupnya yang sesaat dan yang sekejap untuk hidup yang panjang. Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.

Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT. Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh Ketakwaan.

Hendaknya kita selalu menjaga Tujuh Sunnah Nabi setiap Hari. Ketujuh Sunnah Nabi SAW itu adalah :

Pertama, Tahajjud  karena kemuliaan seorang Mukmin terletak pada Tahajjudnya.

Kedua, Membaca Al-Qur’an sebelum terbit Matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat Dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Ketiga, Jangan tinggalkan Masjid terutama di waktu Subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke Masjid, karena Masjid merupakan pusat Keberkahan, bukan karena panggilan Muadzin tetapi panggilan Allah SWT, yang memanggil orang Beriman untuk memakmurkan Masjid Allah.

Keempat, Jaga Shalat Dhuha karena kunci Rezeki terletak pada Shalat Dhuha

Kelima, Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada Orang yang bersedekah setiap hari.

Keenam Jaga wudhu terus menerus, karena Allah menyayangi hamba-hambanya yang berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa Ia akan merasa selalu Shalat walau ia sedang tidak Shalat, dan dijaga oleh Malaikat dengan dua Do'a, "ampuni dosa dan sayangi Dia Ya Allah”.

Ketujuh,  Amalkan Istighfar setiap saat. Dengan Istighfar masalah yg terjadi karena Dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.

Tiga Do'a yang janganlah Kita lupakan dalam Sujud, yaitu :

1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan Husnul Khatimah :
Allahumma inni as'aluka husnal khotimah
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU Husnul Khatimah ".

2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum Wafat :
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut
Artinya:  “Ya Allah berilah aku rezeki Taubat Nasuha (atau sebenar-benarnya Taubat) sebelum Wafat".

3. Mintalah agar Hati kita ditetapkan di atas Agamanya :
Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah Hatiku pada Agama-MU ".

Kemudian saya sampaikan, jika kau sebarkan perkataan ini, & kau berniat baik maka Kami Do'akan menjadikan Kemudahan urusan - urusanmu di Dunia & Akhirat.

Lakukanlah Kebaikan walau sekecil apapun itu, karena tidaklah Kau ketahui, Amal Kebaikan yang mana yang dapat menghantarkanmu ke Syurga.

SEKECIL apapun Amal Ibadah, Allah SWT menghargainya PULUHAN kali lipat...
Semoga Kita semua termasuk dlm Golongan Orang-orang yang Bertaqwa, Aamiin... tolong Baca sebentar aja Kita Dzikir sebentar ingat Allah

"Subhanallah, Walhamdulillah WalailaHa ilallah Allahu-Akbar wa la haula wala quwata illa billahil aliyil adzim”

Demikian Pesan yang sangat indah dari Ust. Arifin Ilham, semoga dengan mengamalkan apa yang diwasiatkan oleh beliau, kita akan semakin dekat dengan Allah SWT.

 Wallahu A'lam Bishawab

Anda Mudah Haus Saat Berpuasa, Berikut Cara Mengatasinya


Tips Mengatasi Mudah Haus Saat Puasa


Dalam menjalankan ibadah puasa, rasa lapar dan haus sudah pasti akan menghampiri kita. Hal ini karena kita sudah tidak boleh lagi mengkonsumsi makanan ataupun minuman sejak terbitnya fajar hingga waktu maghrib tiba.

Sering kali kita merasa haus yang sangat saat kita berpuasa. Padahal waktu sahur kita sudah merasa cukup mengkonsumsi makanan dan minuman yang cukup.

Ternyata rasa haus ketika berpuasa bukan karena kita tidak minum saat sahur, bahkan kita saat sahur sudah minum sangat banyak air, sampai perut kita mules dan kembung tetap saja rasa haus itu ada.

Lalu apa yang membuat kita haus saat puasa?

Hal itu disebabkan oleh minyak yang melekat di dinding kerongkongan yang berasal dari makanan saat kita sahur. Minyak tersebutlah yang membuat kerongkongan terasa seperti haus saat puasa.

Nah, berikut adalah tips agar rasa haus tidak terlalu mengganggu ibadah puasa kita


Apapun menu makanan dan minuman kita saat sahur, akhirilah aktifitas sahur anda dengan minum segelas air hangat.

Air hangat dapat menggelontor kadar minyak yang menempel di dinding kerongkongan. Jadi sebetulnya sisa-sisa minyak dari makanan itulah yang dapat memicu rasa haus saat berpuasa walaupun sudah bergelas-gelas minum di waktu sahur.

Jadi selalu luangkan waktu untuk minum air hangat ketika mengakhiri makan sahur. Ingat ya, air hangatnya di akhir.

Artinya setelah minum air hangat jangan makan lagi, karena fungsi minum air hangat tadi adalah untuk membersihkan kerongkongan dari kadar minyak makanan sahur.

Selamat mencoba, dan semoga ibadah puasanya lancar tanpa rasa haus berlebihan.

Seharian penuh puasa, kerongkongan anda akan terasa lega dan tak terasa haus sama sekali.

Insya Allah.

Dirangkum dari berbagai sumber