PPCBlogger

Bebas Bayar

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Showing posts with label Rahasia Sunnah. Show all posts
Showing posts with label Rahasia Sunnah. Show all posts

Rahasia Di Balik Bersalaman


Rahasia Di Balik Bersalaman; Fadhilah Bersalaman

 Rahasia Di Balik Bersalaman – Telah banyak dibahas dalam berbagai kajian mengenai keutamaan dan fadhilah silaturahmi atau ada yang menyebut juga dengan silaturahim. Namun mungkin, ada yang melupakan mengenai beberapa adab dalam silaturahim tersebut yang sesungguhnya mempunyai fadhilah sangat besar.

Salah satu amalan yang diremehkan umat Islam ini adalah bersalaman. Perbuatan yang semestinya selalu mengikuti dengan amalan silaturahim ini, hampir tidak memiliki arti penting di dalam diri seorang muslim. Apa

Rahasia Sunnah : Awal Siklus Pencernaan


Rasulullah SAW bersabda :
إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمُ الطَّعَامَ فَلاَ يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا وَ لَا يَرْفَعَ صَحْفَةً حَتَّى يَلْعَقَهَا أَوْ يُلْعِقَهَا، فَإِنَّ آخِرَ الطَّعَامِ فِيْهِ بَرَكَةٌ

Apabila salah seorang diantara kamu makan makanan, janganlah dia mengelap tangannya hingga menjilatinya atau meminta orang menjilatinya. Dan janganlah dia mengangkat piringnya hingga menjilatinya atau  meminta orang untuk menjilatinya, karena pada makanan terakhir terdapat berkah. (HR. Bukhari no. 5465; Muslim no. 2031; Abu Dawud, Nasai , Ahmad dan lainnya)

 
Sebagian dari kita terkadang merasa jijik ketika makan menggunakan jari, melihat tangan belepotan makanan, bahkan tidak sedikit yang menganggap hal itu sebagai  jorok.

Hikmah Dibalik Larangan Memakai Perhiasan Emas Bagi Laki-Laki

”Dihalalkan (mengenakan) sutera dan emas bagi kaum wanita dari umatku dan diharamkan bagi kaum laki-lakinya.” (HR. Ahmad)

Islam melarang laki-laki memakai emas. Mengapa? Ternyata, selain ada hikmah ekonomi dan sosial seperti dijelaskan Syaikh Dr Yusuf Al Qardhawi dalam buku "Halal Haram dalam Islam", terungkap pula hikmah secara medis di balik haramnya laki-laki memakai emas.

Jenggot Melindungi Kanker Dan Melawan Batuk



“Perkara sunnah fitrah itu ada sepuluh, yakni mencukur kumis 
dan memelihara jenggot … “ (HR. Muslim)

Sumber : lintas.me
Dalam Islam, sebuah penerapan aturan tidaklah bukan tanpa makna. Artinya setiap sisi aturan-aturan yang diterapkan dalam Islam itu memiliki banyak manfaat yang berguna bagi si pelaksana atauapun asas manfaat yang dirasakan oleh lainnya. Seperti halnya dalam redaksional hadits di atas, bukan hanya sekedar aturan yang tanpa makna karena dari beberapa penelitian ilmiah justeru menunjukkan akan keberagaman manfaat dari sunnah memeliharan jenggot tersebut, berikut hasil penelitian.

Cara Tidur Yang Menyehatkan

“Sesungguhnya telah ada pada (DIRI) Rasulullah itu suri teladan yang BAIK bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Alloh.” (QS Al Ahzab : 21)

Dari al-Barra` bin Azib, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Apabila kamu hendak tidur,maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan” “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

Dilarang Bernafas Ketika Minum

Dari Tsumamah bin Abdullah, "Dahulu Anas bin Malik radhiyallahu ta'alaa anhu pernah bernafas di dalam bejana dua kali atau tiga kali, dan dia mengira Nabi sallallahu alaihi wa sallam pernah melakukan hal itu (HR. Bukhari, No. 5631)

Dari Abu Qatadah dan bapaknya, Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang diantara kalian minum, maka janganlah ia bernafas di bejana (gelas), dan jika salah seorang dari kalian kencing maka janganlah ia memegang dzakar (kemaluannya) dengan tangan kanannya, jika membersihkan maka jangan membersihkan dengan tangan kanannya (HR. Bukhari 5630)

Sebagian ulama mengatakan, "Larangan bernafas di dalam bejana ketika minum sama seperti larangan ketika makan dan minum, sebab hal itu bisa menyebabkan keluarnya ludah sehingga bisa mempengaruhi kebersihan air minum tersebut. Dan keadaan ini apabila dia makan dan minum dengan orang lain. Adapun bila ia makan sendirian atau bersama keluarganya atau dengan orang yang tidak terganggu dengan caramu tersebut, maka hal itu tidak mengapa." Aku ( Imam Ibn Hajar Al-Asqalani) berkata, "Dan yang lebih bagus adalah memberlakukan larangan hadits Nabi tersebut, sebab larangan itu bukan untuk menghormati orang yang layak dihormati ataupun untuk mendapat penghargaan dari orang lain.... Berkata Imam Al-Qurthubi, "Makna larangan itu adalah agar bejana dan air tersebut tidak tercemar dengan air ludah atau pun bau yang tidak sedap". Fat-hul Bari, 10/94.

Demikianlah penjelasan para ulama kita. Para pakar kontemporer pun telah berusaha mengorek hikmah atas larangan tersebut. Mereka mengatakan, "Ini adalah petunjuk yang indah yang diajarkan oleh Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa sallam dalam menyempurnakan akhlaq. Dan apabila makan atau minum kemudian terpercik ludah keluar dari mulut kita, maka hal itu merupakan kekurangnya sopan santun kita, dan sebab munculnya sikap meremehkan, atau penghinaan. Dan Rasulullah adalah adalah penghulunya seluruh orang-orang yang santun dan pemimpinnya seluruh para pendidik.

Bernafas adalah aktivitas menghirup dan mengeluarkan udara; menghirup udara yang bersih lagi penuh dengan oksigen ke dalam paru-paru sehingga tubuh bisa beraktivitas sebagaimana mestinya; dan menghembuskan nafas adalah udara keluar dari paru-paru yang penuh dengan gas karbon dan sedikit oksigen, serta sebagian sisa-sisa tubuh yang beterbangan di dalam tubuh dan keluar melalui kedua paru-paru dalam bentuk gas. Gas-gas ini dalam persentase yang besar ketika angin dihembuskan, padanya terdapat sejumlah penyakit, seperti pada toksin air kencing ... Maka udara yang dihembuskan mengandung sisa-sisa tubuh yang berbentuk gas dengan sedikit oksigen. Dari hal ini kita mengetahui hikmah yang agung dari larangan Rasulullah; yaitu agar kita tidak bernafas ketika makan atau minum; akan tetapi yang dibenarkan adalah minum sebentar lalu diputus dengan bernafas di luar bejana, lalu minum kembali.

Rasulullah memberikan wejangan tentang awal yang bagus dalam perintahnya tentang memutus minum dengan bernafas sebentar-sebentar. Sebagimana sudah kita ketahui, bahwa seorang yang minum 1 gelas dalam satu kali minuman akan memaksa dirinya untuk menutup/menahan nafasnya hingga ia selesai minum. Yang demikian karena jalur yang dilalui oleh air dan makanan dan jalan yang dilalui oleh udara akan saling bertabrakan, sehingga tidak mungkin seseorang akan bisa makan atau minum sambil bernafas secara bersama-sama. Sehingga tidak bisa tidak, ia harus memutus salah satu dari keduanya. Dan ketika seseorang menutup/menahan nafasnya dalam waktu lama, maka udara di dalam paru-paru akan terblokir, maka ia akan menekan kedua dinding paru-paru, maka membesar dan berkuranglah kelenturannya setahap demi setahap.

Dan gejala ini tidak akan terlihat dalam waktu yang singkat. Akan tetapi apabila seseorang membiasakan diri melakukan ini (minum dengan menghabiskan air dalam satu kali tenggakan) maka ia akan banyak sekali meminum air, seperti unta, dimana paru-parunya selalu terbuka.... Maka paru-paru akan menyempitkan nafasnya manakala ia sedikit minum air, maka kedua bibirnya kelu dan kaku, dan demikian juga dengan kukunya. Kemudian, kedua paru-parunya menekan jantung sehingga mengalami dis-fungsi jantung (gagal jantung), kemudian membalik ke hati, maka hati menjadi membesar (membengkak), kemudian sekujur tubuh akan menggembur. Dan Demikianlah keadaannya, sebab kedua paru-paru yang terbuka merupakan penyakit yang berbahaya, sampai para dokter pun menganggapnya lebih berbahaya daripada kanker tenggorokan.

Dan Nabi Sallallahu alaihi wassallam tidak menginginkan seorangpun dari ummatnya sampai menderita penyakit ini. Oleh karena itu, beliau menasihati ummatnya agar meminum air seteguk demi seteguk (antara dua tegukan dijeda dengan nafas), dan meminum air 1 gelas dengan 3 kali tegukan, sebab hal ini lebih memuaskan rasa dahaga dan lebih menyehatkan tubuh (Lihat Al-Haqa'iq Al-Thabiyyah fii Al-Islam, secara ringkas)

sumber : FP Yuk Shalat Dhuha

Rasulullah Gemar Berjalan Kaki





“Nabi SAW memerintahkan kami agar kadang bertelanjang kaki.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud dan An Nasa’i)

Berapa kali dalam sehari anda beraktifitas tanpa bantuan mesin, berjalan misalnya? Dalam era digital ini selalu menawarkan berbagai bentuk kecanggihan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia setiap harinya, dari bangun tidur sampai tidur lagi, semua dengan mesin. Tak sedikitpun merasa lelah, hingga kita akan lebih mudah untuk menyelesaikan segala urusan.

Sekilas serba enak memang, namun tahukah kita pada hakikatnya itu semua pada jangka waktu yang lama akan membuat tubuuh kita jadi mudah terseraang penyakit. Betapa tidak, beberapa riset membuktikan bahwa hampir semua alat elektronik dapat menimbulkan bahkan kanker karena efek radiasi yang ditimbulkan oleh mesin tersebut. Jikalau tubuh kita tidak mempunyai sistem imun (sistem kekebalan tubuh) yang kuat maka akan lebih mudah bagi kita untuk terkena penyakit. Ketika obat dan suplemen jawabannya, maka itupun tak akan membuat tubuh kita jadi lebih baik karena obat-obatan yang kita konsumsi banyak mengandung senyawa kimia yang justeru akan memperlemah pencernaan kita pada jangka waktu kedepan. Lantas bagaimana dan langkah apa yang solutif?

Kembali kea lam atau back to nature, yang maksudnya bukan kita kembali melakukan aktifitas-aktifitas orang primitive. Tetaplah beraktifitas sebagaimana biasa namun janganlah kita sampai menjadi ketergantungan dengan batang elektronik yang menyebabkan kita tidak bisa beraktifitas lantaran jauh dengan mesin.


Rasulullah Selalu Jadi Tauladan
Nabi SAW telah mencontohkan laku sehat yang sangat patut kita teladani, yang salah satunya adalah membiasakan olahraga dengan jalan kaki. Rasulullah SAW selalu berjalan kaki ke masjid, pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagianya. Dengan berjalan kaki keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan lancer. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

Hadits di atas mengisyaratkan akan pentingnya jalan kaki. Jalan kaki bisa menjadi olah raga alternatif untuk kita yang memiliki jam kerja / kesibukan yang padat. Dengan rutin jalan kaki setiap hari itu bisa mengurangi resiko tersetang penyakit jantung. Yang dimaksud di sini bukan jalan kaki biasa, tetapi jalan kaki rileks tanpa beban pikiran. Bisa kita lakukan di pagi hari sambil menghirup udara tanpa polusi. Butuh diingat polusi udara juga beresiko mengakibatkan kita terserang stroke.

Jalan kaki bisa membantu mengurangi resiko terserang penyakit jantung jika dilakukan sekitar 5-6 jam sehari. Untuk itu ada baiknya rubah kebiasaan instan kita seperti naik motor / mobil untuk tujuan yang tidak terlalu jauh. Dan ingat, penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia. Jalan kaki diklaim dapat menyehatkan jantung, karena jalan kaki secara teratur dapat menurunkan resiko hipertensi, yaitu salah satu factor pencetus penyakit jantung. Jalan kaki juga membantu menurunkan dan mengurangi tekanan darah, jika dilakukan secara rutin.

Menurut anggota kesehatan, rutinitas berjalan kaki selama 30 menit sehari dapat menurunkan resiko kematian akibat kanker. Mungkin memngapa orang banyak yang terkena kanker? Hal ini mungkin karena mereka jarang berjalan. Penelitian yag melibatkan data 150 ribu pasien dari 1982 sampai 2005 ini menemukan jalan kaki secara rutin dapat mengurangi resiko penyakit jantung, diabetes, juga berbagai jenins kanker. Bahkan berjalan kaki secara teratur selaama 30 menit per hari juga dapat membantu penderita kanker untuk melawan musuh terbesarnya tersebut. 

Dalam penelitian ini, para penelitia mengatakan seluruh data dan menemukan mereka yang berjalan kaki secara teratur, selama 10 tahun  kedepan memiliki resiko paling rendah terserang segala penyakit dan kondisi kesehatannya. Jadi hal ini sangat penting untuk kesehatan kita di masa yang akan datang. 

Untuk itu ubahlah pola hidup anda untuk menjadi sehat, karena tidak ada kata terlambat untuk memulai kebiasaan baik. Mulailah kebiasaan baik untuk berjalan kaki selama 30 menit per hari secara rutin. Hal ini akan menjauhkan anda dari berbagai macam penyakit. Ubahlah hidup anda sekarang untuk menjadi lebih sehat dan berumur panjang.

diambil dari majalah Furqon